Small Business


Wednesday

Wisata Sejarah, Borobudur

Candi ini berada di kota Magelang, sekitar 100 km dari kota Semarang atau kurang lebih 40 km dr kota Yogyakarta. Candi ini merupakan peninggalan dari Dinasti Syailendra, sekitar tahun 800 M. Di dirikan oleh penganut agama Budha Mahayana untuk memuliakan sang Budha, sekaligus berziarah menuntun umat manusia untuk beralih dari kehidupan duniawi menuju pencerahan dan kebijaksanaan sesuai ajaran Budha.
Wisata Borobudur ini bukan hanya sebagai liburan keluarga, tetapi juga sebagai wisata sejarah. Khususnya bagi anak-anak yang masih bersekolah,  wisata Borobudur ini merupakan metode pembelajaran yang baik. Anak tidak hanya cuma mendengar keagungan dari maha karya bangsanya saja, tapi juga melihat dan menyetuh sendiri hasil karya budaya bangsanya. Itu memberikan nilai patriotisme tersendiri bagi mereka.


Sebagian besar biro perjalanan wisata Yogyakarta, menyertakan Borobudur sebagai bagian dari paket wisata yang mereka tawarkan. Karena memang jarak yang tidak begitu jauh, kurang lebih menempuh jarak 2 jam perjalanan dari kota Yogyakarta.
Candi ini terletak cukup jauh dari pintu gerbang masuk kawasan wisata, kurang lebih 2 km yang harus di tempuh dengan berjalan kaki. Mendekati Candi, pengunjung diwajibkan mengenakan selembar kain batik yang dilibatkan dipinggang. Ritual ini agaknya baru berlaku setelah kejadian meletusnya gunung Merapi di Yogyakarta tahun 2010 yang lalu, dimana Candi Borobudur pun terkena imbasnya. Selama beberapa waktu, Borobudur terselimuti abu vulkanik dari gunung Merapi.
Memasuki wilayah Candi, kita akan disuguhi pahatan 2672 panel relieff yang jika disusun akan mencapai panjang 6 km. Relief yang terpahat dibagi menjadi 4 cerita, yaitu karmawibangga,lalita wistara, jataka dan awadana, serta gandawyuda. Selain menceritakan perjalanan hidup sang Budha berserta ajarannya, relief ini juga bercerita tentang kemajuan peradaban masyarakat Jawa pada masa itu.


Di dalam kawasan wisata Borobudur juga terdapat Musium Samudra Raksa yang berisi tentang perjalanan Kapal Laut Samudra Raksa mengarungi The Cinnamon Route, dari Jawa hingga benua Afrika, yang terinspirasi oleh cerita dalam relief di Candi Borobudur bahwasannya nenek moyang bangsa kita adalah pelaut yang ulung.
Ada juga musium yang menyimpan pecahan dari stupa dan benda-benda bersejarah lainnya yang berkaitan dengan Candi Borobudur.







No comments:

Kata-kata Hikmah..! Jelang Pemilu, Jangan Golput ! Di Pemilu 2009